Showing posts sorted by relevance for query pascal. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pascal. Sort by date Show all posts

KONSEP DASAR BAHASA PASCAL

Algoritma Pemprograman | Konsep dasar bahasa pascal | Budayakan Berbagi

  1. Struktur Dan Komponen Dasar Program Pascal
    Struktur dari suatu program Pascal terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program atau badan program. Badan program dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu bagian deklarasi dan bagian pernyataan (statement).
    1. Judul Program PROGRAM nama-program :
      Blok Program
      Bagian deklarasi
      deklarasi label LABEL nama-label;
      deklarasi konstanta CONST .....;
      deklarasi tipe TYPE .....;
      deklarasi variabel VAR .....;
      deklarasi prosedur PROCEDURE nama-prosedur;
      .....;
      deklarasi fungsi FUNCTION nama-fungsi;
      .....;
      Bagian Pernyataan
      Begin
      (statement)
      .....;
      .....;
      end;
      Contoh :Menghitung perkalian dua bilangan bulat
      PROGRAM Perkalian; {Judul}
      VAR A,B,Hasil : Integer; {Deklarasi variabel}
      BEGIN
      A := 2; {Statemant}
      B := 1; {Statemant}
      Hasil := A + B; {Statement}
      Writeln (A,B,Hasil); {Statement}
      END;

      Judul program sifatnya adalah optional, dan bila ditulis, harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik koma. Bagian deklarasi digunakan bila di dalam program digunakan pengenal ( identifier). Identifier dapat berupa label, konstanta, tipe, variabel, prosedur dan fungsi. Kalau suatu program menggunakan identifier, Pascal menuntut supaya identifier tersebut diperkenalkan terlebih dahulu sebelum digunakan, yaitu dideklarasikan terlebih dahulu pada bagian ini.

    2. Statement (pernyataan)
      Adalah instruksi atau gabungan instruksi, yang menyebabkan computer melakukan aksi.
      Type statement dalam Pascal terdiri atas :
      1. Sederhana
        • menandai sebuah item data ke sebuah variabel (assigment statement)
          contoh : X := Y * 2
        • pemanggilan procedure dan go to statement
      2. Terstruktur
        • Compound Statement
          contoh : Begin y := 2+1;
          write (y);
          End;
        • Repetitive Statement
          contoh : For I := 1 to 10 do
          write ('test');
        • Conditional Statement
          contoh :
          If x > 10 then write ('belajar turbo pascal') else write ('saya tidak belajar turbo pascal') ;

    3. Komponen Dasar Program Pascal
      Pola susun bahasa Pascal dibentuk dengan menggunakan komponen bahasa pemrograman yang umum, yaitu :
      1. Simbol Dasar Simbol dasar terdiri atas :
        1. Simbol huruf, yaitu huruf A sampai dengan Z atau a sampai dengan z. (huruf besar dan kecil).
        2. Simbol angka atau digit yaitu : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9.
        3. Simbol khusus, yaitu + - * / ; := , '' = < > <= >= <> : { } ( ) [ ]
      2. Reserved Word (kata pasti)
        Reserved Word adalah suatu kata yang secara mutlak tidak boleh diartikan lain dan harus digunakan sebagaimana yang telah didefinisikan atau ditentukan kegunaanya oleh bahasa Pascal. Reserved word ini tidak boleh didefinisikan ulang oleh pemakai, sehingga tidak dapat ipergunakan sebagai pengenal (identifier) Reserved Word ini jumlahnya berbeda untuk masing-masing bahasa Pascal.
        Contoh beberapa reserved word yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal antara Lain :
        AND ELSE LABEL SET
        ARRAY END OF TYPE
        BEGIN FUNCTION OR UNTIL
        CASE FOR PROCEDUREVAR
        CONST GOTO PROGRAM WHILE
        DO IF RECORD WITH
        DOWNTO IN REPEAT dsb

      3. Identifier (sebutan/pengenal)
        Identifier merupakan sebuah kata yang digunakan sebagai nama atau sebutan terhadap sesuatu didalam program. Pemakai dapat mendefinisikan sendiri suatu nama sebagai identifier.
        Identifier ini terdiri atas :
        1. Identifier Standar, yaitu identifier yang telah didefinisikan oleh bahasa pascal. Contoh dari Identifier standar ini antara lain:
          ABS LN
          ARCTAN ODB
          BOOLEAN PRED
          CHAR ROUND
          CHR READ
          COS READLN
          EOF SQR
          EOLN SQRT
          EXP SUCC

        2. Identifier Non Standar; yaitu identifier yang didefinisikan oleh pemakai bahasa pascal:
        3. nama suatu program
          nama suatu konstanta
          nama suatu variabel
          nama suatu procedure

        4. Identifier ini bebas, tetapi dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
          terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Huruf besar dan huruf kecil dianggap sama.
          Tidak boleh mengandung blank.
          Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah.
          Panjangnya bebas, tetapi hanya 63 karakter pertama yang dianggap signifikan.
          Contoh :
          Identifier Keterangan
          NasiBungkus Benar
          Belajar_Pascal Benar
          NO2 Benar
          1_dua Salah, karakter pertama harus huruf
          Andi&tono Salah, tidak boleh mengandung simbol khusus
          Penjuanglan bar Salah, tidak boleh mengandung spasi
Okey, buat teman-teman klau ada yang kurang dipahami silahkan komentar baik mengenai artikel ini atau mengenai masalah web. Insya allah kami siap membantu. Selamat berjuang dan semoga ilmunya tersampaikan ...

Sekian dan semoga Bermanfaat ...

PENGANTAR ALGORITMA PEMPROGRAMAN (Bagian 2)

Algoritma Pemprograman | Dasar Pemprograman Algoritma | Budayakan Berbagi
  1. Jenis-Jenis Bahasa Pemrograman
    • Bahasa Pemrograman Tingkat rendah (Bahasa mesin, Biner)
    • Bahasa Pemrograman Tingkat tinggi
    Contoh-contoh Bahasa Pemrograman yang ada :
    • Prosedural : Algol, Pascal, Fortran, Basic, Cobol, C
    • Fungsional : LOGO, APL, LISP
    • Deklaratif : Prolog
    Object oriented murni: Smalltalk, Eifel, Java, PHP
    Cara penulisan algortima
    Ada dua cara penulisan algoritma, yaitu :
    1. Structured English (SE)
      SE merupakan alat yang cukup baik untuk menggambarkan suatu algoritma. Dasar dari SE adalah Bahasa Inggris, namun kita dapat memodifikasi dengan Bahasa Indonesia sehingga kita boleh menyebutnya sebagai Structured Indonesian (SI).
      SE atau SI lebih tepat untuk menggambarkan suatu algoritma yang akan dikomunikasikan kepada pemakai perangkat lunak.
    2. Pseudocode
      Pseudocode adalah kode yang mirip dengan instruksi kode program sebenarnya. Pseudocodedidasarkan pada bahasa pemrograman yang sesungguhnya seperti BASIC, 7 FORTRAN atau PASCAL. Pseudocode yang berbasis bahasa PASCAL merupakan pseudocode yang sering digunakan.
      Pseudo berarti imitasi atau tiruan atau menyerupai, sedangkan code menunjuk pada kode program.
      Contoh Pseudocode :
      1. Start
      2. read alas, tinggi
      3. Luas = 0.5 * alas * tinggi
      4. Print Luas
      5. Stop
      Pada Contoh diatas tampak bahwa algoritma sudah sangat mirip dengan bahasa BASIC. Pernyataan seperti READ dan PRINT merupakan keyword yang ada pada bahasa BASIC yang masing-masing menggantikan kata (baca data" dan "tampilkan". Dengan menggunakan pseudocode seperti di atas maka proses penterjemahan dari algoritma ke kode program menjadi lebih mudah.
  2. Membuat Alur Logika Pemprograman
    1. Penyajian atau Penulisan Algoritma
      Penyajian algoritma secara garis besar bisa dalam 2 bentuk penyajian yaitu tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu dengan struktur bahasa tertentu (misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris) dan pseudocode.

      Pseudocode adalah kode yang mirip dengan kode pemrograman yang sebenarnya seperti Pascal, atau C, sehingga lebih tepat digunakan untuk menggambarkan algoritma yang akan dikomunikasikan kepada pemrogram. Sedangkan algoritma disajikan dengan gambar, yaitu dengan Flowchart.
    2. Flowchart (Diagram Alir)
      Flowchart atau bagan alir adalah skema/bagan (chart) yang menunjukkan aliran (flow) di dalam suatu program secara logika. Flowchart merupakan alat yang banyak digunakan untuk menggambarkan algoritma dalam bentuk notasi-notasi tertentu. Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta pernyataannya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan antara proses digambarkan dengan garis penghubung. Dengan menggunakan flowchart akan memudahkan kita untuk melakukan pengecekan bagianbagian yang terlupakan dalam analisis masalah. Di samping itu flowchart juga berguna sebagai fasilitas untuk berkomunikasi antara pemrogram yang bekerja dalam tim suatu proyek.

      Walaupun tidak ada kaidah-kaidah yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran:
      1. Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat.
      2. Jalannya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas.
      3. Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END.

      Berikut merupakan beberapa contoh simbol flowchart yang disepakati oleh dunia pemrograman:

    3. Struktur Dasar Algoritma
      Algoritma berisi langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Langkah-langkah tersebut dapat berupa runtunan aksi (sequence), pemilihan aksi (selection), pengulangan aksi (iteration) atau kombinasi dari ketiganya. Jadi struktur dasar pembangunan algoritma ada tiga, yaitu:
      1. Struktur Runtunan / Beruntun : Digunakan untuk program yang pernyataannya sequential atau urutan.
      2. Struktur Pemilihan / Percabangan : Digunakan untuk program yang menggunakan pemilihan atau penyeleksian kondisi.
      3. Struktur Perulangan : Digunakan untuk program yang pernyataannya akan dieksekusi berulang-ulang.

      1. Struktur Algoritma Runtunan / Berurutan :
        Ada tiga struktur dasar yang digunakan dalam membuat algoritma yaitu struktur berurutan (sequencing), struktur pemilihan/keputusan/percabangan (branching) dan struktur pengulangan (looping). Sebuah algoritma biasanya akan menggabungkan ketiga buah struktur ini untuk menyelesaikan masalah.

        Struktur berurutan dapat kita samakan dengan mobil yang sedang berjalan pada jalur lurus yang tidak terdapat persimpangan seperti tampak pada Gambar disamping Mobil tersebut akan melewati kilometer demi kilometer jalan sampai tujuan tercapai. Struktur berurutan terdiri satu atau lebih instruksi.

        Baca juga artikel lainnya :

        Tiap instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya, yaitu sebuah instruksi dieksekusi setelah instruksi sebelumnya selesai dieksekusi. Urutan instruksi menentukan keadaan akhir dari algoritma. Bila urutannya diubah, maka hasil akhirnya mungkin juga berubah.

        Menurut Goldshlager dan Lister (1988) struktur berurutan mengikuti ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
        • Tiap instruksi dikerjakan satu persatu
        • Tiap instruksi dilaksanakan tepat sekali, tidak ada yang diulang
        • Urutan instruksi yang dilaksanakan pemroses sama dengan urutan aksi sebagaimana yang tertulis di dalam algoritmanya
        • Akhir dari instruksi terakhir merupakan akhir algoritma.

        Contoh bagan alir logika program berurutan (sequencing)
      2. Struktur Algoritma Percabangan
        Sebuah program tidak selamanya akan berjalan dengan mengikuti struktur berurutan, kadang-kadang kita perlu merubah urutan pelaksanaan program dan menghendaki agar pelaksanaan program meloncat ke baris tertentu. Peristiwa ini kadang disebut sebagai percabangan/pemilihan atau keputusan. Hal ini seperti halnya ketika mobil/motor berada dalam persimpangan.
        Pada struktur percabangan, program akan berpindah urutan pelaksanaan jika suatu kondisi yang disyaratkan dipenuhi. Pada proses seperti ini simbol flowchart Decision harus digunakan. Simbol decision akan berisi pernyataan yang akan diuji kebenarannya. Nilai hasil pengujian akan menentukan cabang mana yang akan ditempuh.
        Contoh Struktur percabangan untuk masalah batasan umur. Sebuah aturan untuk menonton sebuah film tertentu adalah sebagai berikut, jika usia penonton lebih dari 17 tahun maka penonton diperbolehkan dan apabila kurang dari 17 tahun maka penonton tidak diperbolehkan nonton. Buatlah flowchart untuk permasalahan tersebut.
        Penyelesaian: Permasalahan diatas merupakan ciri permasalahan yang menggunakan struktur percabangan. Hal ini ditandai dengan adanya pernyataan jika ..maka ...(atau If ... Then dalam Bahasa Inggris.
        Bagan alir logika (Flowchart) penyelesaian masalah nonton film

      3. Struktur Algoritma Perulangan / Pengulangan
        Dalam banyak kasus seringkali kita dihadapkan pada sejumlah pekerjaan yang harus diulang berkali.Salah satu contoh yang gampang kita jumpai adalah balapan mobil. Struktur pengulangan terdiri dari dua bagian :
        • Kondisi pengulangan, yaitu syarat yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan. Syarat ini biasanya dinyatakan dalam ekspresi Boolean yang harus diuji apakah bernilai benar (true) atau salah (false).
        • Badan pengulangan (loop body), yaitu satu atau lebih instruksi yang akan diulang.
          Pada struktur pengulangan, biasanya juga disertai bagian inisialisasi dan bagian terminasi. Inisialisasi adalah instruksi yang dilakukan sebelum pengulangan dilakukan pertama kali. Bagian insialisasi umumnya digunakan untuk memberi nilai awal sebuah variable. Sedangkan terminasi adalah instruksi yang dilakukan setelah pengulangan selesai dilaksanakan. Ada beberapa bentuk pengulangan yang dapat digunakan, masing-masing dengan syarat dan karakteristik tersendiri. Beberapa bentuk dapat dipakai untuk kasus yang sama, namun ada bentuk yang hanya cocok untuk kasus tertentu saja. Pemilihan bentuk pengulangan untuk masalah tertentu dapat mempengaruhi kebenaran algoritma. Pemilihan bentuk pengulangan yang tepat bergantung pada masalah yang akan diprogram.

          Bagan alir logika (flowchart) untuk mencetak pernyataan sebanyak 100 kali.
        • Struktur pengulangan dengan For
          Pengulangan dengan menggunakan For, merupakan salah teknik pengulangan yang paling tua dalam bahasa pemrograman. Hampir semua bahasa pemrograman menyediakan metode ini, meskipun sintaksnya mungkin berbeda. Pada struktur For kita harus tahu terlebih dahulu seberapa banyak badan loop akan diulang. Struktur ini menggunakan sebuah variable yang biasa disebut sebagai loop s counter, yang nilainya akan naik atau turun selama proses pengulangan.
        • Struktur pengulangan dengan While
          Pada pengulangan dengan For, banyaknya pengulangan diketahui dengan pasti karena nilai awal (start) dan nilai akhir (end) sudah ditentukan diawal pengulangan. Bagaimana jika kita tidak tahu pasti harus berapa kali mengulang? Pengulangan dengan While merupakan jawaban dari permasalahan ini. Seperti halnya For, struktur pengulangan dengan While juga merupakan struktur yang didukung oleh hampir semua bahasa pemrograman namun dengan sintaks yang berbeda. Struktur While akan mengulang pernyataan pada badan loop sepanjang kodisi pada While bernilai benar. Dalam artian kita tidak perlu tahu pasti berapa kali diulang. Yang penting sepanjang kondisi pada While dipenuhi maka pernyataan pada badan loop akan diulang. Penyelesaian: Perhatikan Gambar. bisakah kalian menentukan hasil dari flowchart tersebut? Perhatikan tahapan eksekusi flowchart berikut ini.
          1. Pada flowchart ini ada dua variabel yang kita gunakan yaitu A dan B. Kedua variabel tersebut kita inisialisasi nilai awalnya (A = 1 dan B = 0) sebelum proses loop terjadi. Variabel A adalah variabel counter.
          2. Pada simbol decision, nilai A akan diperiksa apakah memenuhi kondisi
          3. Nilai variabel A kemudian diganti dengan nilai A lama (1) ditambah 2. Sehingga nilai variabel A baru adalah 3. Sedangkan nilai variabel B = 9 (hasil perkalian A = 3).
          4. Program akan berputar kembali untuk memeriksa apakah nilai variabel A masih lebih kecil dari 10. Pada kondisi ini nilai A = 3, sehingga kondisi masih terpenuhi. Kemudian langkah berulang ke langkah ke 3. Begitu seterusnya sampai nilai variabel A tidak lagi memenuhi syarat kurang dari 10.
Baca juga artikel lainnya :

Okey, buat teman-teman klau ada yang kurang dipahami silahkan komentar baik mengenai artikel ini atau mengenai masalah web. Insya allah kami siap membantu. Selamat berjuang dan semoga ilmunya tersampaikan ...

Sekian dan semoga Bermanfaat ...
JENIS BAHASA PEMPROGRAMAN DAN CARA PENULISAN ALGORITMA

JENIS BAHASA PEMPROGRAMAN DAN CARA PENULISAN ALGORITMA

Algoritma Pemprograman | Jenis bahasa pemprograman dan cara penulisan algoritma | Budayakan Berbagi

Jenis-Jenis Bahasa Pemrograman

  • Bahasa Pemrograman Tingkat rendah (Bahasa mesin, Biner)
  • Bahasa Pemrograman Tingkat tinggi
Contoh-contoh Bahasa Pemrograman yang ada :
  • Prosedural : Algol, Pascal, Fortran, Basic, Cobol, C
  • Fungsional : LOGO, APL, LISP
  • Deklaratif : Prolog
Object oriented murni: Smalltalk, Eifel, Java, PHP

Cara penulisan algortima

Ada dua cara penulisan algoritma, yaitu :
  1. Structured English (SE)
    SE merupakan alat yang cukup baik untuk menggambarkan suatu algoritma. Dasar dari SE adalah Bahasa Inggris, namun kita dapat memodifikasi dengan Bahasa Indonesia sehingga kita boleh menyebutnya sebagai Structured Indonesian (SI).
    SE atau SI lebih tepat untuk menggambarkan suatu algoritma yang akan dikomunikasikan kepada pemakai perangkat lunak.
  2. Baca juga artikel lainnya :
  3. Pseudocode
    Pseudocode adalah kode yang mirip dengan instruksi kode program sebenarnya. Pseudocodedidasarkan pada bahasa pemrograman yang sesungguhnya seperti BASIC, 7 FORTRAN atau PASCAL. Pseudocode yang berbasis bahasa PASCAL merupakan pseudocode yang sering digunakan.
    Pseudo berarti imitasi atau tiruan atau menyerupai, sedangkan code menunjuk pada kode program.
    Contoh Pseudocode :
    1. Start
    2. read alas, tinggi
    3. Luas = 0.5 * alas * tinggi
    4. Print Luas
    5. Stop

    Pada Contoh diatas tampak bahwa algoritma sudah sangat mirip dengan bahasa BASIC. Pernyataan seperti READ dan PRINT merupakan keyword yang ada pada bahasa BASIC yang masing-masing menggantikan kata (baca data" dan "tampilkan". Dengan menggunakan pseudocode seperti di atas maka proses penterjemahan dari algoritma ke kode program menjadi lebih mudah.
Baca juga artikel lainnya :

Okey, buat teman-teman klau ada yang kurang dipahami silahkan komentar baik mengenai artikel ini atau mengenai masalah web. Insya allah kami siap membantu. Selamat berjuang dan semoga ilmunya tersampaikan ...

Sekian dan semoga Bermanfaat ...

SISTEM BASIS DATA

Basis Data | Sistem basis data | Budayakan Berbagi

SISTEM BASIS DATA

Sistem basis data merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan tabel data yang saling berhubungan (dalam sebuah basis data di sebuah sistem komputer) dan sekumpulan program (yang biasa di sebut DBMS / Database Management System) yang memungkinkan beberapa pemakai dan atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi tabel data tersebut.
Dalam sebuah basis data terdapat komponen-komponen utama sebagai berikut :
  1. Perangkat keras (Hardware)
  2. Sistem Operasi (Operating System)
  3. Basis data (Database)
  4. SIstem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Basis data (DBMS)
  5. Pemakai (User)
  6. Aplikasi (Perangkat Lunak) lain (Yang bersifat optional, artinya tidak harus ada)

Komponen Basis Data

  1. Perangkat Keras (Hardware)
    Perangkat keras yang biasanya terdapat dalam sebuah sistem basis data adalah :
    • Komputer (Satu untuk sistem stand-alone atau lebih dari satu untuk sistem jaringan).
    • Memori sekunder yang online (Harddisk)
    • Memori Sekunder yang Off-line (Removable disk) untuk keperluan backup data
    • Media/perangkat komunikasi (untuk sistem jaringan)

  2. Sistem Operasi (Operation System)
    Secara sederhana, Sistem operasi merupakan program yang mengaktifkan sistem computer, mengendalikan seluruh sumber daya (Resource) dalam computer dan melakukan operasi-operasi dasar dalam computer (Operasi I/O, Pengelolaan file, dan lain-lain). Sejumlah sistem operasi yang banyak di gunakan seperti : MS-DOS, MS-Windows, Linux (Untuk computer Stand-alone atau untuk computer client dalam sistem jaringan) atau Novel-Netware, MS_Windows Server, Unix, Linux (Untuk komputer server dalam sistem jaringan komputer). Program pengelolaan basis data hanya dapat aktif (Running) jika sistem operasi yang di kehendaki (sesuai) telah aktif.

  3. Basis Data (Database)
    Sebuah sistem basis data dapat memiliki beberapa basis data. Setiap basis data dapat berisi sejumlah objek basis data (tabel, index, dan lain-lain). Di samping berisi data, setiap basis data juga menyimpan definisi struktur (baik untuk basis data maupun objek-objeknya secara rinci).

  4. Sistem Pengelolaan Basis data (DBMS)
    Pengelolaan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak (Sistem) yang khusus. Perangkat inilah yang disebut dengan DBMS/Database Management System. DBMS yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi, disimpan, diubah dan diambil kembali. Ia juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan/konsistensi data, dan sebagainya.
    Perangkat lunak yang termasuk DBMS seperti : dBase, FoxBase, Rbase, Microsoft-Access (MS-Access) dan Borland-Paradox (untuk DBMS yang sederhana) atau Borland-Interbase, MY-SQL Server, Oracle Database, IbM DB2, Informix, Sybase, MySQL, PostgreSQL (untuk database yang lebih kompleks dan lengkap).

  5. Pemakai (User)
    Ada beberapa type pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem :
    • Programmer aplikasi
      Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis dalam bahasa pemprograman induk (Seperti C, C++, Pascal, PHP, Java, dan lain-lain).
    • User Mahir (Casual user)
      Pemakai yang berinteraksi dengan basis data tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang teah disediakan DBMS.
    • User Umum (End User/Naive User)
      Pemakai yang berinteaksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (Executable program) yang tlah disediakan sebelumnya.
    • User Khusus (Specialized User)
      Pemakai yang menulis aplikasi basis data yang nonkonvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus, seperti untuk aplikasiArtificial Intelligence, SIstem pakar, Pengelolahan citra, dan lain-lain. Yang bisa saja mengakses basis data dengan/tanpa DBMS yang bersangkutan.

    Untuk sebuah sistem basis data yang stand-alone, maka pada suatu saat hanya ada satu pemakai yang dapat bekerja. Sedang untuk sistem basis data untuk jaringan, maka pada suatu saat ada banyak pemakai yang menggunakan basis data yang sama. Pilihan untukstand-alone atu untuk jaringan komputer dengan (multi-level) tergantung pada kebutuhan pemakai, perangkat keras yang tersedia, sistem operasi yang digunakan, serta DBMS yang dipilih.

  6. Aplikasi (Perangkat Lunak) Lain
    Aplikasi (Perangkat Lunak) lain ini bersifat optional. Artinya, ada atau tidaknya terganting pada kebutuhan kita. Jadi DBMS yang kita gunakan lebih berperan dalam pengorganisasian data dalam basis data, sementara bagi pemakai basis data(khususnya yang menjadi end-user/naive-user) dapat dibuatkan program khusus untuk melakukan pengisian, pengubahan, dan pengambilan data. Program ini ada yang sudah disediakan bersama dengan DBMS-nya, ada juga yang harus dibuat sendiri dengan menggunakan aplikasi lain yang khusus untuk itu (development tools).
Baca selanjutnya ...

ALUR LOGIKA PADA PEMPROGRAMAN ALGORITMA

Algoritma Pemprograman | Membuat alur logika pemprograman algoritma | Budayakan Berbagi

Membuat Alur Logika Pemprograman

  1. Penyajian atau Penulisan Algoritma
    Penyajian algoritma secara garis besar bisa dalam 2 bentuk penyajian yaitu tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu dengan struktur bahasa tertentu (misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris) dan pseudocode.

    Pseudocode adalah kode yang mirip dengan kode pemrograman yang sebenarnya seperti Pascal, atau C, sehingga lebih tepat digunakan untuk menggambarkan algoritma yang akan dikomunikasikan kepada pemrogram. Sedangkan algoritma disajikan dengan gambar, yaitu dengan Flowchart.
  2. Flowchart (Diagram Alir)
    Flowchart atau bagan alir adalah skema/bagan (chart) yang menunjukkan aliran (flow) di dalam suatu program secara logika. Flowchart merupakan alat yang banyak digunakan untuk menggambarkan algoritma dalam bentuk notasi-notasi tertentu. Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta pernyataannya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan antara proses digambarkan dengan garis penghubung. Dengan menggunakan flowchart akan memudahkan kita untuk melakukan pengecekan bagianbagian yang terlupakan dalam analisis masalah. Di samping itu flowchart juga berguna sebagai fasilitas untuk berkomunikasi antara pemrogram yang bekerja dalam tim suatu proyek.

    Baca juga artikel lainnya :
    Walaupun tidak ada kaidah-kaidah yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran:
    1. Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat.
    2. Jalannya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas.
    3. Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END.

    Berikut merupakan beberapa contoh simbol flowchart yang disepakati oleh dunia pemrograman:

Baca juga artikel lainnya :

Okey, buat teman-teman klau ada yang kurang dipahami silahkan komentar baik mengenai artikel ini atau mengenai masalah web. Insya allah kami siap membantu. Selamat berjuang dan semoga ilmunya tersampaikan ...

Sekian dan semoga Bermanfaat ...
Definisi kecerdasan buatan

Definisi kecerdasan buatan

Definisi kecerdasan buatan | Budayakan Berbagi
Selamat datang buat teman-teman yang telah mampir di blog ini. Terima kasih. Disini kita akan membahas mengenai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) serta perbedaannya dengan kecerdasan konvensional. Okey, kita langsung saja ke pembahasan.

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) :

Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari bagaimana membuat mesin (komputer) dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia bahkan bisa lebih baik daripada yang dilakukan manusia. Menurut John McCarthy, 1956, AI : Untuk mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia.

Cerdas = memiliki pengetahuan + pengalaman, penalaran (bagaimana membuat keputusan & mengambil tindakan), moral yang baik agar mesin bisa cerdas (bertindak seperti & sebaik manusia) maka harus diberi bekal pengetahuan & mempunyai kemampuan untuk menalar. 2 bagian utama yg dibutuhkan untuk aplikasi kecerdasan buatan :
  • basis pengetahuan (knowledge base): berisi fakta-fakta, teori, pemikiran & hubungan antara satu dengan lainnya.
  • motor inferensi (inference engine) : kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengetahuan.

BEDA KECERDASAN BUATAN & KECERDASAN ALAMI

Kelebihan kecerdasan buatan :
  1. Lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami bisa berubah karena sifat manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama sistem komputer & program tidak mengubahnya.
  2. Lebih mudah diduplikasi & disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari 1 orang ke orang lain membutuhkan proses yang sangat lama & keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan lengkap.Jadi jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan tersebut dapat disalin dari komputer tersebut & dapat dipindahkan dengan mudah ke komputer yang lain.
  3. Lebih murah. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah & murah dibandingkan mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
  4. Bersifat konsisten dan teliti karena kecerdasan buatan adalah bagian dari teknologi komputer sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.
  5. Dapat didokumentasi.Keputusan yang dibuat komputer dapat didokumentasi dengan mudah dengan cara melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
  6. Dapat mengerjakan beberapa task lebih cepat dan lebih baik dibanding manusia.
Kelebihan kecerdasan alami:
  1. Kreatif : manusia memiliki kemampuan untuk menambah pengetahuan, sedangkan pada kecerdasan buatan untuk menambah pengetahuan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun.
  2. Memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman atau pembelajaran secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus mendapat masukan berupa input-input simbolik.
  3. Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas.

BEDA KECERDASAN BUATAN & PROGRAM KONVENSIONAL

Kecerdasan buatan Program konvensional
Fokus pemrosesan Konsep simbolik / numerik (pengetahuan) Data & informasi
Pencarian Heuristik Algoritma
Sifat input Bisa tidak lengkap Harus lengkap
Keterangan Disediakan Biasanya tidak disediakan
Struktur Kontrol dipisahkan dari pengetahuan Kontrol terintegrasi dengan informasi (data)
Sifat output Kuantitatif Kualitatif
Kemampuan menalar Ya tidak

Program kecerdasan buatan dapat ditulis dalam semua bahasa komputer, baik dalam bahasa C, Pascal, Basic, dan bahasa pemrograman lainnya. Tetapi dalam perkembangan selanjutnya, dikembangkan bahasa pemrograman yang khusus untuk aplikasi kecerdasan buatan yaitu LISP dan PROLOG.

SEJARAH KECERDASAN BUATAN

Tahun 1950-an Alan Turing, seorang pionir AI dan ahli matematika Inggris melakukan percobaan Turing (Turing Test) yaitu sebuah komputer melalui terminalnya ditempatkan pada jarak jauh. Di ujung yang satu ada terminal dengan software AI dan diujung lain ada sebuah terminal dengan seorang operator. Operator itu tidak mengetahui kalau di ujung terminal lain dipasang software AI. Mereka berkomunikasi dimana terminal di ujung memberikan respon terhadap serangkaian pertanyaan yang diajukan oleh operator. Dan sang operator itu mengira bahwa ia sedang berkomunikasi dengan operator lainnya yang berada pada terminal lain.

Turing beranggapan bahwa jika mesin dapat membuat seseorang percaya bahwa dirinya mampu berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa mesin tersebut cerdas (seperti layaknya manusia).

Sekian dan semoga Bermanfaat ...
APA YANG DI MAKSUD DENGAN PHP DAN MENGAPA MENGGUNAKAN PHP ???

APA YANG DI MAKSUD DENGAN PHP DAN MENGAPA MENGGUNAKAN PHP ???

Php | apa yang dimaksud dengan php dan mengapa menggunakan php ??? | Budayakan Berbagi

APA YANG DI MAKSUD DENGAN PHP DAN MENGAPA MENGGUNAKAN PHP ???

PHP, merupakan singkatan rekursif dari PHP: Hypertext preprocessor adalah bahasa pemprograman yang dapat digunakan untuk tujuan umum, sama seperti bahasa pemprograman lainnya, seperti: C, C++, Pascal, Phyton, Perl, Ruby dan sebagainya. Meskipun demikian, PHP lebih popular digunakan untuk pengembangan aplikasi web. Dalam proses pembuatan halaman web, PHP tidak memerlukan kode yang panjang seperti pada Perl dan Phyton (misalnya) karena kode PHP dapat disisipkan di dalam kode HTML. Sebagai gambaran bagi anda, perhatikan terlebih dahulu kode Phyton di bawah ini:

#!C:\Python27\python

From __future__ import print_function

Print (“Content-type: text/html\r\n\r\n”)
Print (“<html>”)
Print (“<head>”)
Print (“<title>>Welcome </title>”)
Print (“</head>”)
Print (“<body>”)
Print (“<h1>Selamat Datang! </h1>”)
Print (“</body>”)
Print (“</html>”)

Dalam kode Python di atas, kode HTML harus dibungkus sebagai teks (string) yang selanjutnya perlu ditampilkan menggunakan perintah print. Dalam PHP, kode di atas dapat dibuat jauh lebih mudah karena kita dapat memisahkan bagian kode HTML dan kode PHP, seperti berikut:

<html>
<head>
<title>>Welcome </title>
</head>
<body>
<h1>Selamat Datang! </h1>
</body>
</html>

Pada contoh di atas, teksyang dicetak tebal merupakankode PHP dan sisanya adalah kode HTML. Kode PHP selalu diawali dengan tanda . kita bisa saja menggunakan tanda lain, misalnya tanda yang digunakan oleh ASP, <% dan %> untuk mengawali dan mengakhiri kode PHP denganmelakukan konfigurasi pada file php.ini.

PHP dapat dijalankan dalam sebagian besar sistem operasi, termasuk Linux, varian-varian UNIX (HP-UX, Solaris, OpenBSD), Windos dan Mac OS X. selain itu, PHP juga mendukung sebagian besar server web yang ada saat ini, seperti: Apache, IIS, nginx dan lighttpd. Dengan demikian, dengan menggunakan PHP kita dapat bebas memilih sistem operasi dan server web yang digunakan.

Dalam proses penulisan kode program, PHP juga mengijinkan kita untuk menggunakan dua gaya pemprograman, yaitu gaya procedural dan gaya berorientasi objek dan bisa juga gabungan dari keduanya.

PHP merupakan bahasa pemprograman open-source dan bersifat bebas (free). Ini berarti bahwa kita bebas menggunakan PHP untuk membangun aplikasi yang bersifat non-komersil maupun komersil.

Sekian dan semoga Bermanfaat ...