Showing posts sorted by relevance for query php. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query php. Sort by date Show all posts

Sejarah Php

Php | Sejarah Php | Budayakan Berbagi

Selamat datang teman-teman. Disini kita akan membahas sedikit mengenai awal mula munculnya PHP dan apa saja keunggulan dari PHP ini.
Okey, kita langsung saja ke pembahasan.

Rasmus Lerdrof seorang Software Developer merupakan sosok yang pertama kali yang menemukan PHP pada 1995. Ide awal PHP adalah ketika itu Radmus ingin mengetahui jumlah pengunjung yang membaca resume onlinenya. script yang dikembangkan baru dapat melakukan dua pekerjaan, yakni merekam informasi visitor, dan menampilkan jumlah pengunjung dari suatu website. Dan sampai sekarang kedua tugas tersebut masih tetap populer digunakan oleh dunia web saat ini. Kemudian, dari situ banyak orang di milis mendiskusikan script buatan Rasmus Lerdrof, hingga akhirnya rasmus mulai membuat sebuah tool/script, bernama Personal Home Page (PHP).

Kebutuhan PHP sebagai tool yang serba guna membuat Lerdorf melanjutkan untuk mengembangkan PHP hingga menjadi suatu bahasa tersendiri yang mungkin dapat mengkonversikan data yang di inputkan melalui Form HTML menjadi suatu variable, yang dapat dimanfaatkan oleh sistem lainnya. Untuk merealisasikannya, akhirnya Lerdrof mencoba mengembangkan PHP menggunakan bahasa C ketimbang menggunakan Perl. Tahun 1997, PHP versi 2.0 di rilis, dengan nama Personal Home Page Form Interpreter (PHP-FI). PHP Semakin popular, dan semakin diminati oleh programmer web dunia. Rasmus Lerdrof benar-benar menjadikan PHP sangat populer, dan banyak sekali Team Developer yang ikut bergabung dengan Lerdrof untuk mengembangkan PHP hingga menjadi seperti sekarang, Hingga akhirnya dirilis versi ke 3-nya, pada Juni 1998, dan tercatat lebih dari 50.000 programmer menggunakan PHP dalam membuat website dinamis.

Pengembangan demi pengembangan terus berlanjut, ratusan fungsi ditambahkan sebagai fitur dari bahasa PHP, dan di awaal tahun 1999, netcraft mencatat, ditemukan 1.000.000 situs di dunia telah menggunakan PHP. Ini membuktikan bahwa PHP merupakan bahasa yang paling populer digunakan oleh dunia web development. Hal ini mengagetkan para developernya termasuk Rasmus sendiri, dan tentunya sangat diluar dugaan sang pembuatnya. Kemudian Zeev Suraski dan Andi Gutsman selaku core developer (programmer inti) mencoba untuk menulis ulang PHP Parser, dan diintegrasikan dengan menggunakan Zend scripting engine, dan mengubah jalan alur operasi PHP. Dan semua fitur baru tersebut di rilis dalam PHP 4.
13 Juli 2004, evolusi PHP, PHP telah mengalami banyak sekali perbaikan disegala sisi, dan wajar jika netcraft mengumumkan PHP sebagai bahasa web populer didunia, karena tercatat 19 juta domain telah menggunakan PHP sebagai server side scriptingnya. PHP saat ini telah Mendukung XML dan Web Services, Mendukung SQLite. Tercatat lebih dari 19 juta domain telah menggunakan PHP sebagai server scriptingnya. Benar benar PHP sangat mengejutkan.

Yang menjadikan PHP berbeda dengan HTML adalah proses dari PHP itu sendiri. HTML merupakan bahasa statis yang apabila kita ingin merubah konten/isinya maka yang harus dilakukan pertama kali nya adalah, membuka file-nya terlebih dahulu, kemudian menambahkan isi kedalam file tersebut. Beda hal nya dengan PHP. Bagi anda yang pernah menggunakan CMS seperti wordpress atau joomla yang dibangun dengan PHP tentunya, ketika akan menambahkan konten kedalam website, anda tinggal masuk kedalam halaman admin, kemudian pilih new artikel untuk membuat halaman/content baru. Artinya hal ini, seorang user tidak berhubungan langsung dengan scriptnya. Sehingga seorang pemula sekalipun dapat menggunakan aplikasi seperti itu.

Keunggulan PHP :

  1. Gratis
    Apa yang membuat PHP begitu berkembang sangat pesat?? hingga jutaan domain menggunakan PHP, begitu populernya PHP?? Jawabannya adalah karena PHP itu gratis. Saya sendiri menyukai bahasa yang satu ini selain mudah juga karena gratis.
  2. Cross platform
    Artinya dapat di gunakan di berbagai sistem operasi, mulai dari linux, windows, mac os dan os yang lain.
  3. Mendukung banyak database
    PHP telah mendukung banyak database, ini mengapa banyak developer web menggunakan PHP Adabas D Adabas D, dBase dBase, Empress Empress, FilePro (read-only) FilePro (read-only) Hyperwave, IBM DB2, Informix, Ingres, InterBase, FrontBase mSQL, Direct MS-SQL, MySQL MySQL, ODBC, Oracle (OCI7 and OCI8), Ovrimos, PostgreSQL SQLite, Solid, Sybase, Velocis, Unix dbm.
  4. On The Fly
    PHP sudah mendukung on the fly, artinya dengan php anda dapat membuat document text, Word, Excel, PDF, menciptakan image dan flash, juga menciptakan file-file seperti zip, XML, dan banyak lagi.
Sekian artikel kali ini, silahkan lanjut ke materi selanjutnya dan budayakan berbagi dan semoga Bermanfaat ...
APA YANG DI MAKSUD DENGAN PHP DAN MENGAPA MENGGUNAKAN PHP ???

APA YANG DI MAKSUD DENGAN PHP DAN MENGAPA MENGGUNAKAN PHP ???

Php | apa yang dimaksud dengan php dan mengapa menggunakan php ??? | Budayakan Berbagi

APA YANG DI MAKSUD DENGAN PHP DAN MENGAPA MENGGUNAKAN PHP ???

PHP, merupakan singkatan rekursif dari PHP: Hypertext preprocessor adalah bahasa pemprograman yang dapat digunakan untuk tujuan umum, sama seperti bahasa pemprograman lainnya, seperti: C, C++, Pascal, Phyton, Perl, Ruby dan sebagainya. Meskipun demikian, PHP lebih popular digunakan untuk pengembangan aplikasi web. Dalam proses pembuatan halaman web, PHP tidak memerlukan kode yang panjang seperti pada Perl dan Phyton (misalnya) karena kode PHP dapat disisipkan di dalam kode HTML. Sebagai gambaran bagi anda, perhatikan terlebih dahulu kode Phyton di bawah ini:

#!C:\Python27\python

From __future__ import print_function

Print (“Content-type: text/html\r\n\r\n”)
Print (“<html>”)
Print (“<head>”)
Print (“<title>>Welcome </title>”)
Print (“</head>”)
Print (“<body>”)
Print (“<h1>Selamat Datang! </h1>”)
Print (“</body>”)
Print (“</html>”)

Dalam kode Python di atas, kode HTML harus dibungkus sebagai teks (string) yang selanjutnya perlu ditampilkan menggunakan perintah print. Dalam PHP, kode di atas dapat dibuat jauh lebih mudah karena kita dapat memisahkan bagian kode HTML dan kode PHP, seperti berikut:

<html>
<head>
<title>>Welcome </title>
</head>
<body>
<h1>Selamat Datang! </h1>
</body>
</html>

Pada contoh di atas, teksyang dicetak tebal merupakankode PHP dan sisanya adalah kode HTML. Kode PHP selalu diawali dengan tanda . kita bisa saja menggunakan tanda lain, misalnya tanda yang digunakan oleh ASP, <% dan %> untuk mengawali dan mengakhiri kode PHP denganmelakukan konfigurasi pada file php.ini.

PHP dapat dijalankan dalam sebagian besar sistem operasi, termasuk Linux, varian-varian UNIX (HP-UX, Solaris, OpenBSD), Windos dan Mac OS X. selain itu, PHP juga mendukung sebagian besar server web yang ada saat ini, seperti: Apache, IIS, nginx dan lighttpd. Dengan demikian, dengan menggunakan PHP kita dapat bebas memilih sistem operasi dan server web yang digunakan.

Dalam proses penulisan kode program, PHP juga mengijinkan kita untuk menggunakan dua gaya pemprograman, yaitu gaya procedural dan gaya berorientasi objek dan bisa juga gabungan dari keduanya.

PHP merupakan bahasa pemprograman open-source dan bersifat bebas (free). Ini berarti bahwa kita bebas menggunakan PHP untuk membangun aplikasi yang bersifat non-komersil maupun komersil.

Sekian dan semoga Bermanfaat ...
APA SAJA PROGRAM YANG DAPAT DIBUAT DENGAN PHP ???

APA SAJA PROGRAM YANG DAPAT DIBUAT DENGAN PHP ???

Php | apa saja program yang dapat dibuat dengan php ??? | Budayakan Berbagi

APA SAJA PROGRAM YANG DAPAT DIBUAT DENGAN PHP ???

Meskipun pengembangan PHP lebih difokuskan untuk proses pembuatan aplikasi web (server-side scripting), tapi sebenarnya PHP memiliki kemampuan lebih dari itu. PHP dapat digunakan untuk membuat 3 tipe aplikasi, yaitu:

  • Aplikasi web (Server-side scripting)
    Terdapat 3 hal yang perlu kita sediakan untuk dapat menjalakan kode PHP yang diperankan sebagai aplikasi web, yaitu: PHP paster (PHP Interpreter) atau software PHP itusendiri, server web (Apache, IIS, nginx, lighttpd, dsb) dan web browser (IE, Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, Safari, dsb). Agar kode dapat dieksekusi oleh PHP Interpreter, server web harus dalam keadaan aktif. akses halaman webnya sendiri dilakukan dengan menggunakan aplikasi web browser.

  • Program CLI (Command-line Scripting)
    Dalam jenis aplikasi ini, kode PHP dapat dijalankan hanya dengan PHP Interpreter tanpa adanya server web maupun web browser dan dilakukan melalui command prompt atau terminal. Jenis penggunaan ini pada umumnya digunakan untuk melakukan tugas-tugas regular yang dikerjakan dibelakang layar seperti proses backup data. Kode PHP dapat dieksekusi secara otomatis dan terjadwal melalui program cron (*nix dan Linux) atau Task Scheduler (Windows).

  • Aplikasi Dekstop (GUI)
    Dalam keadaan normal, distribusi PHP tidak menyertakan pustaka untuk pembuatan aplikasi berbasis GUI. Untuk pengembangan aplikasi desktop dengan PHP, kita harus menggunakan pustaka yang disediakan oleh pihak ketiga, seperti PHP-GTK wxPHP.

Pada tahun 2010, terdapat komunitas yang membentuk proyek PHP for Android (PFA), yang menjadikan PHP dapat dipadukan dengan Scripting layer for Android (SL4A) untuk membentuk aplikasi-aplikasi mobile yang berjalan di atas sistem Operasi Android. Informasi lengkapnya mengenai PFA dapat dilihat di situs: http//www.phpforandroid.net.

Sekian dan semoga Bermanfaat ...

PERSIAPAN DALAM MENJALANKAN PHP

Php | Persiapan dalam menjalankan Php | Budayakan Berbagi
Jadi buat teman-teman yang ingin memulai bekerja dengan PHP, ada beberapa hal yang sebelumnya harus terpenuhi sebelum kita mulai. Jadi beberapa hal tersebut merupakan aplikasi yang harus terpasang sebelum kita memulai dan kita sudah paham sebelumnya mengenai HTML. Jadi buat teman-teman yang belum atau tidak melengkapi syarat-syarat di atas, saya sarankan silahkan lengkapi dulu. Buat teman yang belum paham HTML kami menyiapkan artikelnya, silahkan masuki link HTML & CSS. Disana kami memberikan materi yang lumayan singkat namun cepat untuk di pahami karena pembahasannya terstruktur. Jhahahahaa, jadi bahas yang lain.

Okey, kita fokus lagi. Mungkin ada yang bertanya, aplikasi yang harus terpasang sebelumnya itu apa dan apa apalagi yang dibutuhkan untuk belajar PHP ??? (lumayan panjang ya jahahaha) jadi, aplikasi tersebut adalah aplikasi DBMS (XAMPP) karena disini kita akan menggunakan XAMPP dalam mengelolah database kita. Hal yang lain teman-teman juga bisa membedakan perbedaan antara file (data) dan direktori (folder). Setelah menginstall XAMPP pastikan Apache, PHP, MYSQL sudah terpasang. Sama seperti pembahasan yang lain mengenai HTML, gunakan juga aplikasi browser (IE, Mozilla, Goggle Chrome, Opera, dsb.) untuk menampilkan web kita.

Dalam pembuatan file PHP, kita tidak boleh menyimpannya di sembarang tempat, atau kata lain file kita harus berada di dalam Aplikasi XAMPP (didalam system). Jadi lokasi penyimpanan tersebut : masuk di Drive C, kemudian pilih XAMPP, kemudian htdocs. Didalam disini kita akan menyimpan file tersebut. Buatlah suatu folder sesuai dengan apa yang ingin kita buat. Kalau kurang paham lihat pada gambar berikut ini :
Untuk menampilkan file PHP yang telah kita buat. Kita membuka web browser dan masuk melalui localhost dan menunjukkan lokasi penyimpanan kita. Jadi cara menampilkan file PHP memang berbeda dengan cara menampilkan file HTML. Letak perbedaannya karena PHP merupakan bahasa server. Jadi maksudnya bahasa server yaitu PHP ini yang akan menghubungkan database dengan user, sehingga aktifitas yang dilakukan user (baik itu menyimpan data, mengubah ataupun menghapus) terhadap database semuaakan tereksekusi, karena bahasa server PHP ini yang telah terhubung. Bukan hanya itu PHP juga mendukung banyak aplikasi DBMS, jadi tidak hanya berjalan di XAMPP yang saat ini kita gunakan. Serta mampu berjalan diberbagai Sistem Operasi baik itu Windows, Linux, Mac Os, dll. Sehingga netcraft mengumumkan PHP sebagai bahasa web populer didunia.
Sekian artikel kali ini, silahkan lanjut ke materi selanjutnya dan budayakan berbagi dan semoga Bermanfaat ...

MENGUPLOAD VIDEO DENGAN MENGGUNAKAN PHP

Php | Mengupload video dengan menggunakan Php } Budayakan Berbagi

MENGUPLOAD VIDEO DENGAN MENGGUNAKAN PHP

Selamat datang buat teman-teman yang tlah mampir di Blog ini, dan sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Okey. Kita langsung saja ke pembahasan. Di sini kita akan berbagi ilmu tentang bagaimana cara mengupload Video dengan menggunakan bahasa pemprograman php. Untuk lebih mudah dipahami kita akan membuat beberapa file, seperti :
  • Membuat Database
  • Membuat Koneksi
  • Membuat tampilan utama atau file Index
  1. Membuat database
    • Buatlah database dengan nama upload_file, dan pilih Create untuk membuat databasenya. Perhatikan gambar di bawah ini :

    • Kemudian buatlah tabel dengan nama file dengan menggunakan 2 field da pilih go. Perhatikan gambar di bawah ini :

    • Field yang pertama kita beri nama no sebagai primary key dan pilih auto_increment. Field yang ke dua kita beri nama pilih_field. untuk lebih jeasnya perhatikan gambar di bawah ini :

    • Hasilnya seperti gambar di bawah ini :

  2. Membuat koneksi
    • Buatlah file dengan nama koneksi.php dan simpan di file C:xampp/htdoc. Dan buat folder baru dengan nama upload_file. Kemudian simpan file koneksi.php di dalamnya. Perhatikan gambar di bawah ini:

  3. Membuat tampilan utama atau file Index
    • Buatlah tampilan utama dan beri nama index.php. perhatikan gambar di bawah ini :

    • Hasil tampilan pada browser :

    • Kemudian Pilihlah file video yang ingin di tampilkan dan pilih upload untuk menyimpan ke database dan menampilkan file video tersebut



    • Hasil Tampilan

Sekian dan semoga Bermanfaat ...

PENYEBAB DAN CARA MENGATASI 500 INTERNAL SERVER ERROR

Sistem Informasi | ERROR 500| Budayakan Berbagi

PENYEBAB DAN CARA MENGATASI 500 INTERNAL SERVER ERROR PADA HOSTING

Pengalaman yang saya dapatkan setelah mengupload file ke server. Kemudian saya jalankan urlnya yang terlihat pada halaman saya error 500 Internal server error.

Ada banyak penyebab yang mengakibabkan website mengalami Internal Server Error. Dan paling banyak kasus ini terjadi disebabkan karena kesalahan konfigurasi di file .htaccess. Meskipun pada umumnya kesalahan ditemukan di script website, error juga bisa teradi karena kesalahan file permissions di script itu sendiri, atau file lain, atau direktori yang digunakan oleh script.
Berikut beberapa jenis error karena Internal server error :
  1. 500 Internal Server Error
  2. HTTP 500 - Internal Server Error
  3. Temporary Error (500)
  4. Internal Server Error
  5. HTTP 500 Internal Error
  6. 500 Error
  7. HTTP Error 500
  8. 500. That's an error
  9. HTTP Error 502 - Bad Gateway.
Penanganan dari masalah tersebut bisa saja disebabkan oleh:
  1. Periksa file error_log yang ada pada folder public_html atau folder tempat website berada.
  2. Lihat error log terakhir, Beberapa case biasanya berhubungan dengan module php yang belum terinstall, versi php yang perlu dinaikkan atau diturunkan, kesalahan setting permission dan ownership, atau karena kesalahan setting file .htaccess
  3. Lakukan penyelesaian sesuai error_log yang ada.
  4. Cek file .htaccess. Mungkin Anda telah menambahkan beberapa konfigurasi tambahan ke file .htaccess (script website pun dapat menerapkan perubahan ini, contohnya plugin yang baru saja diinstall di WordPress kemungkinan akan melakukan perubahan pada file tersebut). Pastikan untuk mengecek kembali konfigurasi .htaccess hingga tak ada error yang ditemukan. Untuk memastikan apakah ada masalah di file .htaccess, hapus atau ubah nama file .htaccess. (PENTING: Backup file .htaccess terlebih dulu jika Anda ingin menghapusnya).
  5. PHP code Timing Out. Jika script PHP Anda membuat koneksi jaringan eksternal, maka timing out bisa terjadi pada koneksi tersebut. Bilamana terlalu banyak koneksi yang dibuat dan terjadi time out, maka akan mengakibatkan internal server error. Untuk mencegah hal ini terjadi, kami sarankan untukmembuat code script PHP yang relevan dengan menggunakan aturan timeout.
Sekian artikel kali ini semoga dapat membantu ...

Belajar Dasar-Dasar Xampp

Database | Belajar Dasar-Dasar Xampp | Budayakan Berbagi
Selamat datang buat teman-teman dan terima kasih telah mampir di blog ini. Disini kita akan membahas mengenai apa saja yang akan kita lakukan dalam menggunakan aplikasi Xampp ini serta bagaimana mengelolah data yang telah kita buat. Okey, kita langsung saja ke pembahasan.

Jadi menurut Wiki, XAMPP merupakan perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program. Jadi fungsi Xampp ini sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis. Untuk mendapatkanya dapat mendownload langsung dari web resminya.

MEMULAI XAMPP

Jadi dalama memulai Xampp kita harus terlebih dahulu melakukan penginstalan aplikasi. Dansilahkan download sesuai dengan sistem operasi yangteman-teman gunakan. Silahkan download di sini https://www.apachefriends.org/download.html. untuk melakukan penginstalan silahkan klik disini menginstal Xampp . dan disini kita akan membahas tentang apa saja yang akan kita lakukan dengan Xampp atau bagaimana cara mengelolah database kita dengan menggunakan Xampp.

Setelah aplikasi Xampp telah terinstal, kita akan membuat suatu database dengan nama database dbAkademik dan kita akan menggunakan 3 tabel dengan nama tabel kuliah, Mahasiswa dan nilai.

MEMBUAT DATABASE

  • Silahkan aktifkan Xampp Control Panel selanjutnya running apache dan Mysql lalu double klik admin pada Apache selanjutnya akan tampil layar kerja seperti gambar di bawah.
  • Pada textbox create new database ketikkan nama databasenya dbAkademik lalu pilih create.

MEMBUAT TABEL KULIAH

Disini kita akan membuat tabel dengan menggunaan menu. Pada textbox create new table on dbAkademik ketik nama tabel kuliah, selanjutnya masukkan number field sesuai jumlah kolom yang akan dibuat yaitu 4 kolom. Isi kolom pada area field, type, length/value dan tentukan kolom kuncinya dengan cara memilih primary pada area index. Selanjutnya pilih save.

  • Perhatikan struktur tabel kuliah :

  • Melakukan perubahan terhadap Length/Value dari 7 menjadi 8, seperti gambar di bawah :

  • Masukkan data di bawah dengan memilih insert, seperti gambar di bawah :
  • Kode Matakuliah Sks semester
    DS02212 Sistem Basis data 1 2 akhir
    DS02116 Prak. Sistem Basis data 1 1 akhir
    DS02211 Pemprograman Visual 1 2 akhir
    DS04204 Pemprograman Web 1 2 awal
    DS04108 Prak. Pemprograman Web 1 1 awal

MEMBUAT TABEL MAHASISWA

Cara membuat tabel mahasiswa sama seperti tabel kuliah, tetapi masukkan data sesuai dengan gambar di bawah ini :


masukkan data seperti contoh diatas dengan memilih insert, dengan data sebagai berikut :
Nim Nama Jkelamin Jurusan Alamat
0615151 Indra Wijaya Pria SI JL. Ahmad Dahlan
0615152 Ahmad Iskandar Pria SI JL. Sukarela
0615153 Nuraeni Syam Wanita TK Jl. Kemauan
0615154 Tri Irmasari Wanita MI Jl. Inti raja
0615155 Nur Fadillah Wanita MI JL. Hertasning
0615156 Muh. Irsyat Pria TK JL. Kemauan
>0615157 Khaerunnisa Wanita SI JL. Pertiwi

MEMBUAT TABEL NILAI

  • Lakukan dengan cara di bawah ini :


  • Masukkan data seperti contoh diatas dengan memilih insert, dengan data sebagai berikut :
    Nim Kode Tugas Quis Uts Uas
    0615151 DS02212 55 78 90 88
    0615152 DS02116 90 80 89 78
    0615153 DS02211 65 77 80 98
    0615154 DS04204 78 79 80 70
    0615155 DS04108 90 80 81 83
    0615156 DS02212 89 83 72 81
    0615157 DS02116 88 77 78 95
    0615151 DS02211 87 71 77 75
    0615152 DS04204 81 76 79 69
    0615153 DS04108 84 90 92 88
    0615154 DS02212 82 89 92 87
    0615155 DS02116 85 87 93 91
    0615156 DS02211 83 77 96 91
    0615157 DS04204 84 76 91 90
Okey, kita telah membuat database dengan nama dbAkademik dan 3 tabel dengan nama kuliah, mahasiswa dan nilai. Selanjutnya silahkan pelajari cara mengelolah database dengan mngurutkan sesuai dengan materi di bawah :
  1. MENGENAL LINGKUNGAN KERJA XAMPP
  2. MEMBUAT DAN MENGELOLAH DATABASE
  3. KLAUSA WHERE UNTUK OPERATOR PEMBANDING
  4. OPERATOR LOGIKA, ARITMATIKA DAN AGREGASI FUNGSI
  5. MENYARING, MENGURUT DAN MENGELOMPOKKAN DATA
  6. SUB QUERY DAN JOIN
  7. FUNGSI MANIPULASI STRING
  8. FUNGSI MANIPULASI WAKTU
  9. MANAJEMEN USER

Sekian dan semoga Bermanfaat ...

SISTEM BASIS DATA

Basis Data | Sistem basis data | Budayakan Berbagi

SISTEM BASIS DATA

Sistem basis data merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan tabel data yang saling berhubungan (dalam sebuah basis data di sebuah sistem komputer) dan sekumpulan program (yang biasa di sebut DBMS / Database Management System) yang memungkinkan beberapa pemakai dan atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi tabel data tersebut.
Dalam sebuah basis data terdapat komponen-komponen utama sebagai berikut :
  1. Perangkat keras (Hardware)
  2. Sistem Operasi (Operating System)
  3. Basis data (Database)
  4. SIstem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Basis data (DBMS)
  5. Pemakai (User)
  6. Aplikasi (Perangkat Lunak) lain (Yang bersifat optional, artinya tidak harus ada)

Komponen Basis Data

  1. Perangkat Keras (Hardware)
    Perangkat keras yang biasanya terdapat dalam sebuah sistem basis data adalah :
    • Komputer (Satu untuk sistem stand-alone atau lebih dari satu untuk sistem jaringan).
    • Memori sekunder yang online (Harddisk)
    • Memori Sekunder yang Off-line (Removable disk) untuk keperluan backup data
    • Media/perangkat komunikasi (untuk sistem jaringan)

  2. Sistem Operasi (Operation System)
    Secara sederhana, Sistem operasi merupakan program yang mengaktifkan sistem computer, mengendalikan seluruh sumber daya (Resource) dalam computer dan melakukan operasi-operasi dasar dalam computer (Operasi I/O, Pengelolaan file, dan lain-lain). Sejumlah sistem operasi yang banyak di gunakan seperti : MS-DOS, MS-Windows, Linux (Untuk computer Stand-alone atau untuk computer client dalam sistem jaringan) atau Novel-Netware, MS_Windows Server, Unix, Linux (Untuk komputer server dalam sistem jaringan komputer). Program pengelolaan basis data hanya dapat aktif (Running) jika sistem operasi yang di kehendaki (sesuai) telah aktif.

  3. Basis Data (Database)
    Sebuah sistem basis data dapat memiliki beberapa basis data. Setiap basis data dapat berisi sejumlah objek basis data (tabel, index, dan lain-lain). Di samping berisi data, setiap basis data juga menyimpan definisi struktur (baik untuk basis data maupun objek-objeknya secara rinci).

  4. Sistem Pengelolaan Basis data (DBMS)
    Pengelolaan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak (Sistem) yang khusus. Perangkat inilah yang disebut dengan DBMS/Database Management System. DBMS yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi, disimpan, diubah dan diambil kembali. Ia juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan/konsistensi data, dan sebagainya.
    Perangkat lunak yang termasuk DBMS seperti : dBase, FoxBase, Rbase, Microsoft-Access (MS-Access) dan Borland-Paradox (untuk DBMS yang sederhana) atau Borland-Interbase, MY-SQL Server, Oracle Database, IbM DB2, Informix, Sybase, MySQL, PostgreSQL (untuk database yang lebih kompleks dan lengkap).

  5. Pemakai (User)
    Ada beberapa type pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem :
    • Programmer aplikasi
      Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis dalam bahasa pemprograman induk (Seperti C, C++, Pascal, PHP, Java, dan lain-lain).
    • User Mahir (Casual user)
      Pemakai yang berinteraksi dengan basis data tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang teah disediakan DBMS.
    • User Umum (End User/Naive User)
      Pemakai yang berinteaksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen (Executable program) yang tlah disediakan sebelumnya.
    • User Khusus (Specialized User)
      Pemakai yang menulis aplikasi basis data yang nonkonvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus, seperti untuk aplikasiArtificial Intelligence, SIstem pakar, Pengelolahan citra, dan lain-lain. Yang bisa saja mengakses basis data dengan/tanpa DBMS yang bersangkutan.

    Untuk sebuah sistem basis data yang stand-alone, maka pada suatu saat hanya ada satu pemakai yang dapat bekerja. Sedang untuk sistem basis data untuk jaringan, maka pada suatu saat ada banyak pemakai yang menggunakan basis data yang sama. Pilihan untukstand-alone atu untuk jaringan komputer dengan (multi-level) tergantung pada kebutuhan pemakai, perangkat keras yang tersedia, sistem operasi yang digunakan, serta DBMS yang dipilih.

  6. Aplikasi (Perangkat Lunak) Lain
    Aplikasi (Perangkat Lunak) lain ini bersifat optional. Artinya, ada atau tidaknya terganting pada kebutuhan kita. Jadi DBMS yang kita gunakan lebih berperan dalam pengorganisasian data dalam basis data, sementara bagi pemakai basis data(khususnya yang menjadi end-user/naive-user) dapat dibuatkan program khusus untuk melakukan pengisian, pengubahan, dan pengambilan data. Program ini ada yang sudah disediakan bersama dengan DBMS-nya, ada juga yang harus dibuat sendiri dengan menggunakan aplikasi lain yang khusus untuk itu (development tools).
Baca selanjutnya ...

PENGANTAR ALGORITMA PEMPROGRAMAN (Bagian 2)

Algoritma Pemprograman | Dasar Pemprograman Algoritma | Budayakan Berbagi
  1. Jenis-Jenis Bahasa Pemrograman
    • Bahasa Pemrograman Tingkat rendah (Bahasa mesin, Biner)
    • Bahasa Pemrograman Tingkat tinggi
    Contoh-contoh Bahasa Pemrograman yang ada :
    • Prosedural : Algol, Pascal, Fortran, Basic, Cobol, C
    • Fungsional : LOGO, APL, LISP
    • Deklaratif : Prolog
    Object oriented murni: Smalltalk, Eifel, Java, PHP
    Cara penulisan algortima
    Ada dua cara penulisan algoritma, yaitu :
    1. Structured English (SE)
      SE merupakan alat yang cukup baik untuk menggambarkan suatu algoritma. Dasar dari SE adalah Bahasa Inggris, namun kita dapat memodifikasi dengan Bahasa Indonesia sehingga kita boleh menyebutnya sebagai Structured Indonesian (SI).
      SE atau SI lebih tepat untuk menggambarkan suatu algoritma yang akan dikomunikasikan kepada pemakai perangkat lunak.
    2. Pseudocode
      Pseudocode adalah kode yang mirip dengan instruksi kode program sebenarnya. Pseudocodedidasarkan pada bahasa pemrograman yang sesungguhnya seperti BASIC, 7 FORTRAN atau PASCAL. Pseudocode yang berbasis bahasa PASCAL merupakan pseudocode yang sering digunakan.
      Pseudo berarti imitasi atau tiruan atau menyerupai, sedangkan code menunjuk pada kode program.
      Contoh Pseudocode :
      1. Start
      2. read alas, tinggi
      3. Luas = 0.5 * alas * tinggi
      4. Print Luas
      5. Stop
      Pada Contoh diatas tampak bahwa algoritma sudah sangat mirip dengan bahasa BASIC. Pernyataan seperti READ dan PRINT merupakan keyword yang ada pada bahasa BASIC yang masing-masing menggantikan kata (baca data" dan "tampilkan". Dengan menggunakan pseudocode seperti di atas maka proses penterjemahan dari algoritma ke kode program menjadi lebih mudah.
  2. Membuat Alur Logika Pemprograman
    1. Penyajian atau Penulisan Algoritma
      Penyajian algoritma secara garis besar bisa dalam 2 bentuk penyajian yaitu tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu dengan struktur bahasa tertentu (misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris) dan pseudocode.

      Pseudocode adalah kode yang mirip dengan kode pemrograman yang sebenarnya seperti Pascal, atau C, sehingga lebih tepat digunakan untuk menggambarkan algoritma yang akan dikomunikasikan kepada pemrogram. Sedangkan algoritma disajikan dengan gambar, yaitu dengan Flowchart.
    2. Flowchart (Diagram Alir)
      Flowchart atau bagan alir adalah skema/bagan (chart) yang menunjukkan aliran (flow) di dalam suatu program secara logika. Flowchart merupakan alat yang banyak digunakan untuk menggambarkan algoritma dalam bentuk notasi-notasi tertentu. Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta pernyataannya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan antara proses digambarkan dengan garis penghubung. Dengan menggunakan flowchart akan memudahkan kita untuk melakukan pengecekan bagianbagian yang terlupakan dalam analisis masalah. Di samping itu flowchart juga berguna sebagai fasilitas untuk berkomunikasi antara pemrogram yang bekerja dalam tim suatu proyek.

      Walaupun tidak ada kaidah-kaidah yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran:
      1. Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat.
      2. Jalannya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas.
      3. Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END.

      Berikut merupakan beberapa contoh simbol flowchart yang disepakati oleh dunia pemrograman:

    3. Struktur Dasar Algoritma
      Algoritma berisi langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Langkah-langkah tersebut dapat berupa runtunan aksi (sequence), pemilihan aksi (selection), pengulangan aksi (iteration) atau kombinasi dari ketiganya. Jadi struktur dasar pembangunan algoritma ada tiga, yaitu:
      1. Struktur Runtunan / Beruntun : Digunakan untuk program yang pernyataannya sequential atau urutan.
      2. Struktur Pemilihan / Percabangan : Digunakan untuk program yang menggunakan pemilihan atau penyeleksian kondisi.
      3. Struktur Perulangan : Digunakan untuk program yang pernyataannya akan dieksekusi berulang-ulang.

      1. Struktur Algoritma Runtunan / Berurutan :
        Ada tiga struktur dasar yang digunakan dalam membuat algoritma yaitu struktur berurutan (sequencing), struktur pemilihan/keputusan/percabangan (branching) dan struktur pengulangan (looping). Sebuah algoritma biasanya akan menggabungkan ketiga buah struktur ini untuk menyelesaikan masalah.

        Struktur berurutan dapat kita samakan dengan mobil yang sedang berjalan pada jalur lurus yang tidak terdapat persimpangan seperti tampak pada Gambar disamping Mobil tersebut akan melewati kilometer demi kilometer jalan sampai tujuan tercapai. Struktur berurutan terdiri satu atau lebih instruksi.

        Baca juga artikel lainnya :

        Tiap instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya, yaitu sebuah instruksi dieksekusi setelah instruksi sebelumnya selesai dieksekusi. Urutan instruksi menentukan keadaan akhir dari algoritma. Bila urutannya diubah, maka hasil akhirnya mungkin juga berubah.

        Menurut Goldshlager dan Lister (1988) struktur berurutan mengikuti ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
        • Tiap instruksi dikerjakan satu persatu
        • Tiap instruksi dilaksanakan tepat sekali, tidak ada yang diulang
        • Urutan instruksi yang dilaksanakan pemroses sama dengan urutan aksi sebagaimana yang tertulis di dalam algoritmanya
        • Akhir dari instruksi terakhir merupakan akhir algoritma.

        Contoh bagan alir logika program berurutan (sequencing)
      2. Struktur Algoritma Percabangan
        Sebuah program tidak selamanya akan berjalan dengan mengikuti struktur berurutan, kadang-kadang kita perlu merubah urutan pelaksanaan program dan menghendaki agar pelaksanaan program meloncat ke baris tertentu. Peristiwa ini kadang disebut sebagai percabangan/pemilihan atau keputusan. Hal ini seperti halnya ketika mobil/motor berada dalam persimpangan.
        Pada struktur percabangan, program akan berpindah urutan pelaksanaan jika suatu kondisi yang disyaratkan dipenuhi. Pada proses seperti ini simbol flowchart Decision harus digunakan. Simbol decision akan berisi pernyataan yang akan diuji kebenarannya. Nilai hasil pengujian akan menentukan cabang mana yang akan ditempuh.
        Contoh Struktur percabangan untuk masalah batasan umur. Sebuah aturan untuk menonton sebuah film tertentu adalah sebagai berikut, jika usia penonton lebih dari 17 tahun maka penonton diperbolehkan dan apabila kurang dari 17 tahun maka penonton tidak diperbolehkan nonton. Buatlah flowchart untuk permasalahan tersebut.
        Penyelesaian: Permasalahan diatas merupakan ciri permasalahan yang menggunakan struktur percabangan. Hal ini ditandai dengan adanya pernyataan jika ..maka ...(atau If ... Then dalam Bahasa Inggris.
        Bagan alir logika (Flowchart) penyelesaian masalah nonton film

      3. Struktur Algoritma Perulangan / Pengulangan
        Dalam banyak kasus seringkali kita dihadapkan pada sejumlah pekerjaan yang harus diulang berkali.Salah satu contoh yang gampang kita jumpai adalah balapan mobil. Struktur pengulangan terdiri dari dua bagian :
        • Kondisi pengulangan, yaitu syarat yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan. Syarat ini biasanya dinyatakan dalam ekspresi Boolean yang harus diuji apakah bernilai benar (true) atau salah (false).
        • Badan pengulangan (loop body), yaitu satu atau lebih instruksi yang akan diulang.
          Pada struktur pengulangan, biasanya juga disertai bagian inisialisasi dan bagian terminasi. Inisialisasi adalah instruksi yang dilakukan sebelum pengulangan dilakukan pertama kali. Bagian insialisasi umumnya digunakan untuk memberi nilai awal sebuah variable. Sedangkan terminasi adalah instruksi yang dilakukan setelah pengulangan selesai dilaksanakan. Ada beberapa bentuk pengulangan yang dapat digunakan, masing-masing dengan syarat dan karakteristik tersendiri. Beberapa bentuk dapat dipakai untuk kasus yang sama, namun ada bentuk yang hanya cocok untuk kasus tertentu saja. Pemilihan bentuk pengulangan untuk masalah tertentu dapat mempengaruhi kebenaran algoritma. Pemilihan bentuk pengulangan yang tepat bergantung pada masalah yang akan diprogram.

          Bagan alir logika (flowchart) untuk mencetak pernyataan sebanyak 100 kali.
        • Struktur pengulangan dengan For
          Pengulangan dengan menggunakan For, merupakan salah teknik pengulangan yang paling tua dalam bahasa pemrograman. Hampir semua bahasa pemrograman menyediakan metode ini, meskipun sintaksnya mungkin berbeda. Pada struktur For kita harus tahu terlebih dahulu seberapa banyak badan loop akan diulang. Struktur ini menggunakan sebuah variable yang biasa disebut sebagai loop s counter, yang nilainya akan naik atau turun selama proses pengulangan.
        • Struktur pengulangan dengan While
          Pada pengulangan dengan For, banyaknya pengulangan diketahui dengan pasti karena nilai awal (start) dan nilai akhir (end) sudah ditentukan diawal pengulangan. Bagaimana jika kita tidak tahu pasti harus berapa kali mengulang? Pengulangan dengan While merupakan jawaban dari permasalahan ini. Seperti halnya For, struktur pengulangan dengan While juga merupakan struktur yang didukung oleh hampir semua bahasa pemrograman namun dengan sintaks yang berbeda. Struktur While akan mengulang pernyataan pada badan loop sepanjang kodisi pada While bernilai benar. Dalam artian kita tidak perlu tahu pasti berapa kali diulang. Yang penting sepanjang kondisi pada While dipenuhi maka pernyataan pada badan loop akan diulang. Penyelesaian: Perhatikan Gambar. bisakah kalian menentukan hasil dari flowchart tersebut? Perhatikan tahapan eksekusi flowchart berikut ini.
          1. Pada flowchart ini ada dua variabel yang kita gunakan yaitu A dan B. Kedua variabel tersebut kita inisialisasi nilai awalnya (A = 1 dan B = 0) sebelum proses loop terjadi. Variabel A adalah variabel counter.
          2. Pada simbol decision, nilai A akan diperiksa apakah memenuhi kondisi
          3. Nilai variabel A kemudian diganti dengan nilai A lama (1) ditambah 2. Sehingga nilai variabel A baru adalah 3. Sedangkan nilai variabel B = 9 (hasil perkalian A = 3).
          4. Program akan berputar kembali untuk memeriksa apakah nilai variabel A masih lebih kecil dari 10. Pada kondisi ini nilai A = 3, sehingga kondisi masih terpenuhi. Kemudian langkah berulang ke langkah ke 3. Begitu seterusnya sampai nilai variabel A tidak lagi memenuhi syarat kurang dari 10.
Baca juga artikel lainnya :

Okey, buat teman-teman klau ada yang kurang dipahami silahkan komentar baik mengenai artikel ini atau mengenai masalah web. Insya allah kami siap membantu. Selamat berjuang dan semoga ilmunya tersampaikan ...

Sekian dan semoga Bermanfaat ...
JENIS BAHASA PEMPROGRAMAN DAN CARA PENULISAN ALGORITMA

JENIS BAHASA PEMPROGRAMAN DAN CARA PENULISAN ALGORITMA

Algoritma Pemprograman | Jenis bahasa pemprograman dan cara penulisan algoritma | Budayakan Berbagi

Jenis-Jenis Bahasa Pemrograman

  • Bahasa Pemrograman Tingkat rendah (Bahasa mesin, Biner)
  • Bahasa Pemrograman Tingkat tinggi
Contoh-contoh Bahasa Pemrograman yang ada :
  • Prosedural : Algol, Pascal, Fortran, Basic, Cobol, C
  • Fungsional : LOGO, APL, LISP
  • Deklaratif : Prolog
Object oriented murni: Smalltalk, Eifel, Java, PHP

Cara penulisan algortima

Ada dua cara penulisan algoritma, yaitu :
  1. Structured English (SE)
    SE merupakan alat yang cukup baik untuk menggambarkan suatu algoritma. Dasar dari SE adalah Bahasa Inggris, namun kita dapat memodifikasi dengan Bahasa Indonesia sehingga kita boleh menyebutnya sebagai Structured Indonesian (SI).
    SE atau SI lebih tepat untuk menggambarkan suatu algoritma yang akan dikomunikasikan kepada pemakai perangkat lunak.
  2. Baca juga artikel lainnya :
  3. Pseudocode
    Pseudocode adalah kode yang mirip dengan instruksi kode program sebenarnya. Pseudocodedidasarkan pada bahasa pemrograman yang sesungguhnya seperti BASIC, 7 FORTRAN atau PASCAL. Pseudocode yang berbasis bahasa PASCAL merupakan pseudocode yang sering digunakan.
    Pseudo berarti imitasi atau tiruan atau menyerupai, sedangkan code menunjuk pada kode program.
    Contoh Pseudocode :
    1. Start
    2. read alas, tinggi
    3. Luas = 0.5 * alas * tinggi
    4. Print Luas
    5. Stop

    Pada Contoh diatas tampak bahwa algoritma sudah sangat mirip dengan bahasa BASIC. Pernyataan seperti READ dan PRINT merupakan keyword yang ada pada bahasa BASIC yang masing-masing menggantikan kata (baca data" dan "tampilkan". Dengan menggunakan pseudocode seperti di atas maka proses penterjemahan dari algoritma ke kode program menjadi lebih mudah.
Baca juga artikel lainnya :

Okey, buat teman-teman klau ada yang kurang dipahami silahkan komentar baik mengenai artikel ini atau mengenai masalah web. Insya allah kami siap membantu. Selamat berjuang dan semoga ilmunya tersampaikan ...

Sekian dan semoga Bermanfaat ...

MENGENAL WEB FRAMEWORK

Bootstrap | Mengenal Web Framework | Budayakan Berbagi

Web Framework berawal dengan Web Statis yang berbasis HTML dan halaman-halaman yang hanya berupa kode HTML. dari web statis kemudian berkembang menjadi Web Dinamis yang memisahkan antara kode program dan data. setelah web dinamis, berkembang lagi menjadi Content Management System (CMS) web instant berupa template web. CMS ini lebih menarik dari segi penampilannya. dari Content Management System (CMS), perkembangan web terus meningkat dengan adanya web framework. web framework ini membagi sistem dalam 3 bagian yang dikenal dengan MVC yaitu model, view dan controller.

Web Framework biasa dikenal dengan web application framework adalah suatu software framework yang didesain untuk mendukung pengembangan web dinamis, aplikasi web dan web service. Pemrograman web berbasis framework didasarkan pada konsep OOP (Object Oriented Programming) yaitu pemrograman yang berbasis pada objek.
Terdapat perbedaan antara Content Management System (CMS) dengan web framework :

Web CMS :

  • Dapat digunakan untuk membangun aplikasi
  • Sangat membantu pengembang web pemula (tidak berhubungan dengan kode program)
  • Cocok untuk kebutuhan instant pembuatan web
    Jenis :
    1. Sistem portal : Joomla, Drupal, WordPress, AuraCMS, PHPNuke, dll.
    2. Elearning : Moodle, Atutor, DrupalEd, dll
    3. Ecommerce : PrestaShop, ZendCart, VirtueMart Joomla, OsCommerce, dll.
    4. Forum diskusi : PHPBB, VFM, dll

Web Framework :

  1. Fleksibel untuk pengembangan aplikasi berbasis web
  2. Dapat digunakan untuk membuat CMS tertentu sesuai kebutuhan.
  3. Secara umum lebih secure dibanding CMS karena sistem terbagi 3 (model, view, controller)
  4. Pengembang web harus menguasai konsep OOP dan MVC
    Contoh :
    • CodeIgniter (CI)
    • CakePHP
    • Zend Framework
    • DooPHP

FUNGSI FRAMEWORK

  1. Dapat membantu kerja developer dalam membangun aplikasi sehingga aplikasi bisa selesai dalam waktu yang singkat.
  2. Penerapan Design Patterns memudahkan dalam rancangan, pengembangan dan pemeliharaan sistem.
  3. Stability dan Reability aplikasi yang kita bangun lebih stabil dan handal karena berbasis pada Framework yang sudah teruji stabilitas dan kehandalannya.
  4. Coding Style konsisten, memudahkan dalam membaca kode dan dalam menemukan bugs.
  5. Security Concern, Framework mengantisipasi dan memasang perisai terhadap adanya berbagai masalah keamanan yang mungkin timbul.
  6. Dokumentasi, Framework dapat mendisiplinkan kita untuk menulis dokumen untuk apa yang kita tulis
Baca juga artikel lainnya :

web framework terdiri dari banyak jenis, diantaranya:

  1. CodeIgniter (CI):
    • Banyak digunakan karena berukuran kecil dan ringan diakses
    • Framework dengan konfigurasi minimal.
    • Dokumentasi lengkap dan jelas.
    • Bersifat opensource dan didukung komunitas yang besar.
    • Dapat dikembangkan dengan mudah (plugin, helper dan hook).
    • Paket library yang lengkap (database, email, form, tabel, dll).

  2. CakePHP :
    • Didesain mengikuti arsitektur RoR (RubyonRails), sebuah framework terkemuka.
    • Mendukung teknologi ORM (Object Relational Model).
    • Library lengkap disertai dokumentasi yang memadai.
    • Bersifat opensource dan didukung oleh komunitas yang besar.
    • Digunakan oleh sistem web terkenal (salah satunya adalah portal Yahoo!).

  3. Yii Framework:
    • Menggunakan database abstraction layer seperti Data Access Objects (DAO) dan Active Record untuk memudahkan interaksi dengan database.
    • Terintegrasi dengan JQuery Javascript Framework.
    • Memiliki layer cache untuk cache data, halaman, sebagian, dan keseluruhan aplikasi.
    • Penggunaan theme.
    • Console, penggunaan perintah pada console untuk melakukan beragam perintah otomatis.
    • Widget, semacam kontrol yang memiliki fungsi tertentu seperti autocomplete, datapicker, table, dan lain-lain.
    • Modular dan mudah ditambahkan.
Secara umum Framework menggunaka struktur yang sama yaitu menggunakan struktur MVC (Model View Controler), jadi gambaran nya adalah seperti ini input → processing → output = model → controller → view.
  • Model, mencakup semua proses yang berhubungan dengan pemanggilan struktur data, seperti pemanggilan funsi, input prosesing ataupun output ke browser.
  • Controller,mencaku psemua proses yang terkait dengan pemanggilan database dan kapsulisasi proses - proses utama. Jadi, di bagian ini ada file bernama member.php, maka semua proses yang terkait dengan member akan dikapsulisasi / dikelompokan dalam file ini.
  • View, mencakup yang berhubungan dengan layout atau tampilan di browser. Bisa untuk menaruh tamplate interface website atau aplikasi
Artikel Terkait :


Sekian dan semoga Bermanfaat ...